Peraturan 3 : "Jika Dia Bukan Jodohmu, Maka Dia Bukanlah Yang Terbaik Untukmu, Dan Kamu Bukanlah Yang Terbaik Untuknya"

Indonesia Belum Siap Konversi BBM ke BBG

Posted by imankikuk Sunday, January 22, 2012 0 komentar


Apa itu BBG?

Pemerintah sedang gencar mengkampanyekan peralihan BBM ke BBG untuk mobil pribadi, jenis BBG ada dua yakni Liquefied Gas for Vehicles (LGV) dan Compressed Natural Gas (CNG).

Dalam situs Kementerian ESDM yang dikutip, Jumat (20/1/2012), dikatakan LGV biasa digunakan pada mobil pribadi, sedangkan CNG biasa digunakan kendaraan umum dan taksi.

LGV merupakan bahan bakar gas yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor yang menggunakan spark ignition engine terdiri dari campuran propane (C3) dan butane (C4). Singkatnya, LGV merupakan LPG untuk kendaraan.

Adapun kualitas pembakaran LGV setara dengan bensin berkualitas RON 98 (pertamax plus) dan ramah lingkungan. Tekanannya berkisar antara 8-12 bar, jauh lebih kecil ketimbang CNG yang tekanannya mencapai 200 bar.

Karena kualitasnya lebih tinggi, harga LGV memang lebih tinggi dibandingkan dengan BBM bersubsidi (premium), tetapi lebih rendah dari harga BBM non subsidi (pertamax cs). LGV lebih fleksibel digunakan untuk daerah-daerah yang jauh dari sumber gas atau tidak memiliki pipa gas bumi.

Hatta Radjasa : Konversi BBM ke BBG Masih Belum Siap

Menteri Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku, infrastruktur konversi BBM ke BBG per satu April mendatang belum semuanya siap.

“Kita persiapkan infrastrukturnya, 2012 ya siap sekali. Tapi jika dikatakan April siap semua ya belum siap semua,” kata Hatta, kepada wartawan saat ditemui usai pelantikan Majelis Pengurus Wilayah ICMI Jawa Barat Periode 2011-2016 di Gedung Merdeka, Bandung, Sabtu (21/1/2012) malam.

Artinya, jelas Hatta, pembangunan infrastruktur untuk konversi BBM ke BBG harus dilakukan secara bertahap. Dan targetnya, pada 2012 ini juga masalah infrastruktur akan rampung. “Secara bertahap kita perbanyak infrastrukturnya. Memang saat ini belum semuanya siap,” katanya.

Hatta menjelaskan, konversi BBM ke BBG merupakan strategi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan kepada BBM. Di sisi lain, Indonesia memiliki cadangan gas alam yang luar biasa besar. “Masa depan gas lebih besar, lebih baik, cadangan gas kita banyak. Kita bisa produksi sendiri,” paparnya.

Sehingga konversi BBM ke BBG harus dipilih untuk menghindari ketergantungan kepada BBM dan mengatasi kekurangan BBM. “Jadi strateginya kita harus menggeser ke gas. Maka kita dorong ke arah gas. Itu strateginya. Mengenai infrastruktur kita lihat secara bertahap,” pungkasnya.

sumber :
- detik.com
- okezone.com

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)