Peraturan 3 : "Jika Dia Bukan Jodohmu, Maka Dia Bukanlah Yang Terbaik Untukmu, Dan Kamu Bukanlah Yang Terbaik Untuknya"

Sebar Berita Bohong Lewat BBM Hukumannya Penjara 6 Tahun

Posted by imankikuk Friday, December 30, 2011 0 komentar

sumber gambar : eu.techcrunch.com

Mas imankikuk coba cari inspirasi baru tentang BlackBerry. BlackBerry adalah Ponsel keluaran Kanada dibawah naungan RIM (Research In Motion). Sebenarnya BlackBerry diprediksi tidak akan bertahan lama di dunia Ponsel, karena keberadaannya diusik oleh iPhone dengan androidnya. [Baca 10 Tanda Kehancuran BlackBerry].

Kelebihan BlackBerry bagi masyarakat Indonesia sekarang ini adalah karena BlackBerry mempunyai Fitur BlackBerry Messenger atau biasa dikenal dengan BBM. Fitur ini cukup mendunia dan kebanyakan masyarakat Indonesia masih memakainya.

Namun ternyata fitur yang sangat bermanfaat ini harus dikotori oleh tangan-tangan jahil. Beberapa orang suka memberikan pesan tentang Berita Bohong atau Berita Hoax yang di forward kepada pengguna BBM lain.

Menyikapi hal ini, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S Dewabroto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pesan-pesan hoax di BBM. Apalagi, jika anda ikut menyebarkan pesan tersebut, anda juga bisa diancam hukuman pidana.

"Kami sudah beberapa kali berkomunikasi dengan media untuk mengingatkan masyarakat terkait BBM hoax, karena hal ini memang meresahkan," ujar Gatot.

"Pelaku penyebar BBM hoax bisa dikenakan sanksi pidana dengan mengacu pada UU ITE pasal 28 ayat 1 yang berbunyi: 'setiap orang yang secara sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong akan terkena ancaman pidana dan sanksi denda'" jelas Gatot lagi.

Para pelaku penyebar BBM hoax bisa terkena hukuman penjara pidana maksimal enam tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar, sebagaimana diatur dalam UU ITE pasal 45 ayat 2.

Bukan hanya itu, Gatot juga mengingatkan seseorang juga bisa terancam sanksi jika terbukti ikut menyebarkan kabar bohong. "Meskipun kita bukan pelaku asli yang menulis pesan itu, tapi jika kita ikut menyebarkannya padahal sudah jelas pesan tersebut bohong, kita juga bisa dikenakan sanksi," cetusnya.

sumber :
- www.kawandnews.com

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)