Peraturan 3 : "Jika Dia Bukan Jodohmu, Maka Dia Bukanlah Yang Terbaik Untukmu, Dan Kamu Bukanlah Yang Terbaik Untuknya"

Kecanduan Internet Menjadikan Seoul [Korea] Kota Termalas Di Dunia

Posted by imankikuk Saturday, October 15, 2011 0 komentar


Korea Selatan ada di peringkat 15 kota termalas di dunia dan nomor satu di Asia oleh The Daily Beast. Mengapa julukan itu melekat di kota Seoul Korsel. Jika tidak bekerja orang-orang Korea Selatan akan menghabiskan waktunya berkelana melalui bandwidth dunia maya. Internet di Seoul sudah ditata, dikelola, dan dirapikan sedemikian rupa sampai, saking cepatnya, orang tidak perlu bergerak ke mana-mana. Penduduk Korea Selatan bisa berjam-jam bermain World of Warcraft dengan nyaman.

Proposal terbaru dari pemerintah mengusulkan kemajuan teknologi digital. Alasannya adalah permintaan dari game online dan video streaming di Seoul. Pada 2012, kecepatan Internet di kota berpenduduk 39 juta orang ini bisa mencapai 1000 Mbps.

Korea Selatan berhasil menjadi pemilik koneksi internet tercepat di dunia mengalahkan Amerika Serikat. Diperkirakan akhir 2012, semua rumah Korea Selatan mendapatkan akses 1Gb/detik. Pernyataan tersebut dilaporkan New York Times. Angka itu menjadi 10 kali lipat peingkatan standar nasional Korea Selatan serta 200 kali lebih cepat dari rata-rata koneksi rumah tangga di Amerika Serikat.

Korea Selatan saat ini memiliki kecepatan rata-rata 16,63 Mb / detik. Sebaliknya, Amerika Serikat memiliki kecepatan rata-rata internet sebesar 4,6 Mb / detik. Untuk Indonesia berdasarkan pantauan di situs Speed Test, kecepatan unduh sebesar 1, 54 Mb/detik dan kecepatan unggah sebesar 0,64 Mb/detik.

Internet Korea Selatan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih murah. Korea Selatan menikmati kecepatan koneksi rata-rata di atas 100 Mb/detik hanya membayar US$38 (Rp345 ribu) per bulan. Pemerintah di Seoul memang berambisi memperbaiki infrastruktur mereka. “Sebuah proyek percontohan dengan kuota gigabit diprakarsai pemerintah secra langsung pada 1.500 rumah tangga di lima kota Korea Selatan. Masing-masing harus membayar hanya sekitar US$27 (Rp244 ribu),” tulis New York Times lagi

Kecanduan Internet

Masyarakat Korea Selatan dimanja oleh fasilitas internet yang sangat canggih. Hal itu membuat banyak penduduk begitu kecabnduan internet. Bahkan saat ini di negara itu didirikan klinik yang menyediakan terapi bagi pecandu dunia maya. Beberapa orang yang kecanduan internet dalam sebagian besar waktu hidupnya itu harus berurusan dengan sebuah klinik bernama Save Brain Clinic, klinik pertama di Korsel untuk mengobati para pecandu internet.

“Adiksi internet adalah isu serius dan orang tua perlu membawa anaknya ke rumah sakit sebelum terlambat,” ucap Lee Jaewon, pemimpin klinik di Gongju National Hospital tersebut. Klinik ini menawarkan terapi selama 5 minggu. Program termasuk sesi dalam grup, terapi seni, pengobatan dan perawatan neurofeedback untuk mengontrol aktivitas di otak.

Biaya perawatan di klinik mencapai sekitar USD 585. Beberapa orang tua pun mulai mempertimbangkan untuk memasukkan anak mereka dalam program terapi. Saat ini, ada 3 orang melakukan terapi. Memang sejauh ini, adiksi internet belum diakui sebagai gangguan mental, namun masalah ini dirasa semakin serius di Korsel. Kementerian Keluarga mengestimasi ada 2 juta pecandu internet di Korsel. karenma parahnya tingkatb kecanduan internet itu maka dibuat aturan baru di Negeri itu. Aturan yang kini sudah mulai dilaksanakan adalah anak di bawah usia 16 tahun dilarang main game online pada tengah malam sampai jam 6 pagi.

thanks to hendrickway from kaskus.us

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)