Adsense Link 728 X 15;

Mengenal Pabrik Mercedes Benz Indonesia

Posted by imankikuk Wednesday, September 1, 2010 0 komentar
Sejarah Mercedes-Benz Indonesia

1970. Dibangun PT German Motor Manufacturing (Perakitan dan Fabrikasi Produk Daimler-Benz untuk Indonesia). Berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dibangun PT Star Motor Indonesia (Agen Tunggal Daimler-Benz Indonesia) berlokasi di Jl. Cik Ditiro, Jakarta.
Mercedes-Benz dan Volkswagen membuat kendaraan yang dirakit di Tanjung Priok, Jakarta.

1978. Pabrik perakitan di buka di Wanaherang, Bogor. Pembukaan Apprenticeship Training Centre dan After Sales Service in Ciputat

1979. Kerja sama dengan Volkswagen dihentikan. Memulai perakitan bus di Wanaherang

1998. Daimler-Benz bergabung dengan Chrysler menjadi PT. DaimlerChrysler Indonesia

2009 Namanya berubah menjadi PT Mercedes-Benz Indonesia & PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia


Penghargaan Internasional

PT. Mercedes-Benz Indonesia sudah mendapatkan sertifikat kebijakan mutu yaitu ISO 9001 dan ISO 14001. Sertifikat ini menunjukan bahwa produk yang dihasilkan sudah mempunyai standar internasional.

sekedar info:
ISO 9001 adalah suatu standar kebijakan mutu yang ditetapkan untuk mencapai kualitas yang diakui olek semua lapisan konsumen
ISO 14001 merupakan Standar Internasional yang berisi tentang dokumen spesifikasi Sistem Manajemen Lingkungan dan panduan penggunaannya.

Quality Management (QM)
Sebelum bahan baku dan komponen-komponen disimpan di gudang PT. Mercedes-Benz Indonesia, dilakukan pengujian kualitas terhadap bahan-bahan tersebut

Gudang
Adalah tempat untuk menyimpan bahan baku, bahan pembantu, komponen, dan CKD parts. Untuk bahan pembantu yang mudah terbakar dan atau meledak, seperti bahan bakar, Thinner, Asetylene, Cat, Dsb disimpan dalam gudang api.

Perakitan (Assembling)

Perakitan Sedan

Tahap-tahap pada perakitan sedan adalah:
1) Jig
Adalah tahap awal dalam perakitan sedan. Bodi kendaraan dibentuk dengan cara disambung atau dilas.


2) Metal Finish
Adalah proses finishing logam bodi kendaraan dengan cara diamplas dan digerinda. Small parts untuk kendaraan juga dipasang pada tahap ini. Sebelum dipasang pada bodi kendaraan, small parts dicuci dan dicat dengan larutan Ridosol dan Redolin untuk menghilangkan oli dan minyak. Kemudian dilanjutkan dengan proses phosphating dengan menggunakan Granulin, Neutralizer (NaOH), dan air agar small parts tidak mudah berkarat
Setelah pencucian, tahap berikutnya adalah pengecatan small parts yang dilakukan di ruang tertutup juga dan dilengkapi blower serta bak penampung cat. Kemudian, small parts dimasukkan dalam oven pada suhu 135 oC selama 40 menit agar dapat kering sempurna.

3) Paint Shop
Setelah rangka/body mobil terbentuk maka dilanjutkan proses pengecatan



4) Assembling Line
Adalah proses perakitan dan pemasangan perlengkapan kendaraan, interior, dan eksterior seperti kabel-kabel kelistrikan, kaca, pintu, box AC, aki, dan pengisian oli.
Pada tahap ini hanya dilakukan penyelesaian akhir kegiatan perakitan perlengkapan kendaraaan.

Perakitan Dashboard


Pemasangan Kaca pada Pintu


Pemasangan perlengkapan interior


5) Final Assembly
Pada tahap ini dilakukan kegiatan running test indoor seperti ; pengecekan mesin, pengisian freon AC, pengecekan kadar CO, pengujian kebocoran kendaraan, dan pengujian sistem pengereman kendaraaan.




6) Tes Produk
Dilakukan uji coba pada semua bagian kendaraan seperti ; akselerasi, pengereman, ketahanan mesin, dinginnya AC, dan sebagainya. Pengujian ini dilakukan pada area terbuka (test road).

7) Rectification
Merupakan kegiatan perbaikan kerusakan kendaraan dan melengkapi kekurangan kendaraan setelah dilakukan pengetesan.


Perakitan Sasis Bus dan Truk

1) Bolting
Adalah pemasangan baut pada sambungan sasis dengan Impact wrench.

2) Chassis Painting
Setelah sasis truk yang berbahan stainless terbentuk, kemudian dicat.

3) Assembly Line
Adalah proses perakitan dan pemasangan komponen-komponen serta perlengkapan kendaraan, seperti pemasangan engine, gear box, kabel-kabel kelistrikan, roda, aki, dan pengisian oli.

4) Final Assembly
Pada tahap ini dilakukan kegiatan running test seperti: pengecekan mesin, pengecekan kadar CO, dan pengujian sistem pengereman kendaraaan.

Tes Produk
Dilakukan uji coba pada semua bagian kendaraan seperti ; akselerasi, pengereman, ketahanan mesin dan sebagainya. Pengujian ini dilakukan pada area terbuka (test road).






sumber : kaskus.us

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)