Peraturan 3 : "Jika Dia Bukan Jodohmu, Maka Dia Bukanlah Yang Terbaik Untukmu, Dan Kamu Bukanlah Yang Terbaik Untuknya"

Mendulang Pahala di Hari Jum’at

Posted by imankikuk Thursday, July 22, 2010 0 komentar


Allah swt adalah Dzat yang Maha Pemurah. Dia akan memberikan pahala berlipat ganda bagi setiap insan yang mau beribadah kepada-Nya. Allah swt juga memberi keistimewaan pada waktu-waktu tertentu, salah satunya adalah hari Jum’at. Pada hari Jum’at, Allah memberinya keistimewaan sebagai berikut:
1. Hari dihapuskannya dosa-dosa.
Salman Al-Farisi menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan, dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Bukhari)
2. Merupakan Hari Terbaik.
Rasulullah saw bersabda, “Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan dari surga. Dan Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada Jum’at.”
3. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdoa.
Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari-Muslim)
4. Hari tatkala Allah menampakkan diri kepada hamba-Nya.
Tatkala mengomentari ayat,
“Dan Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.“ (Qaaf: 35)
Anas bin Malik ra mengatakan, “(Yang dimaksud tambahan adalah) Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum’at.”
5. Wafat pada malam hari Jum’at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah.

Rasulullah saw bersabda, “Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum’at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)
Sebagai seorang muslim, untuk menyambut keistimewaan-keistimewaan yang ada pada hari Jum’at, kita tentunya kita meramaikannya dengan berbagai amalan yang dianjurkan, antara lain:
- Bersedekah
Shadaqah pada hari Jum’at lebih utama dibanding shadaqah pada hari-hari lainnya. Ka’ab ra menjelaskan, “Shadaqah pada hari itu (Jum’at) lebih mulia dibanding shadaqah pada hari-hari selainnya.”
- Membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at. Nabi saw bersabda, “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at, niscaya memancar untuknya cahaya dari bawah kakinya hingga ke kaki langit, yang akan meneranginya di Hari Kiamat, dan diampunkan untuknya dosa di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Hakim)
- Memperbanyak bacaan shalawat kepada Nabi saw di waktu siang dan malamnya. Rasulullah bersabda, “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jum’at dan malam Jum’at.”
Tradisi di masyarakat yang meramaikan malam Jum’at dengan membaca Maulid Ad-Diba’i, Maulid Al-Barzanji, ataupun membaca Dalaiulul Khairat perlu dilestarikan dan dibudayakan.
- Memotong kuku dan kumis.
Diriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam biasa memotong kuku dan kumisnya sebelum pergi ke masjid untuk shalat jumat bersama para sahabatnya. (HR. Al-Baghawi)
- Mandi di hari Jum’at.
Hal ini merupakan perintah yang sangat ditekankan. Mandi ini bisa dilakukan sejak fajar hari Jum’at sampai menjelang matahari terbenam pada hari tersebut. Namun mengerjakannya sesaat sebelum berangkat menunaikan shalat Jum’at adalah lebih utama. Karena, mandi pada waktu seperti ini lebih dapat menyingkirkan bau tidak sedap ketika berada di masjid dan kala melaksanakan shalat Jum’at.
Tentang anjuran untuk mandi di hari Jum’at, Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci semampunya, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan, dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Bukhari)
- Memakai wewangian yang semerbak baunya.
Memakai wewangian di hari ini lebih afdhal dan sangat dianjurkan.
- Bersiwak atau dengan menggosok gigi untuk menghilangkan bau mulut yang tidak sedap.
- Memakai pakaian yang paling bagus yang dimiliki.
Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang mandi di hari Jum’at dan memakai minyak wangi jika ia punya, serta mengenakan pakaian paling bagus yang dimilikinya, kemudian berangkat ke masjid sedang dirinya dalam keadaan tenang hingga sampai di masjid, kemudian ia melaksanakan shalat jika sempat dilakukannya dan tidak mengganggu seorang pun, kemudian diam penuh perhatian saat imam datang hingga ia melaksanakan shalat, niscaya dosa-dosa di antara kedua Jum’at telah ditebusnya.” (HR. Ahmad)
- Bergegas menuju ke tempat pelaksanaan shalat dengan penuh rasa tenang dan khusyu’.
- Senantiasa menyibukkan diri membaca shalawat, dzikir, dan bacaan Al-Qur’an, sehingga imam datang ke masjid dan naik mimbar untuk memulai khutbahnya.
- Mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian.
Mendengarkannya dengan penuh perhatian adalah wajib. Demikian menurut pendapat yang paling shahih di antara dua pendapat yang ada dalam masalah ini. Jika seseorang meninggalkannya, niscaya akan sia-sia Jum’atnya. Dan barangsiapa yang sia-sia, maka tidak ada pahala Jum’at baginya. Dalam Al-Musnad terdapat hadits marfu’ yang berbunyi, “Orang yang mengatakan kepada temannya, ‘Diam,’ maka niscaya tidak ada pahala Jum’at baginya.”
- Membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Munafiqun atau Sabbihis dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Jum’at.
Diriwayatkan bahwa duhulu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah membaca surat-surat tersebut dalam shalat Jum’at. (HR.Ahmad, Muslim dan Ibnu Majah)
- Pada hari ini dianjurkan membersihkan dan mengharumkan masjid.
Diriwayatkan bahwa Umar bin Al-Khathab ra menyuruh mengharumkan masjid Madinah dengan dupa setiap hari Jum’at saat memasuki tengah hari.

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)