Peraturan 3 : "Jika Dia Bukan Jodohmu, Maka Dia Bukanlah Yang Terbaik Untukmu, Dan Kamu Bukanlah Yang Terbaik Untuknya"

Cara Mengatasi Batu Ginjal

Posted by imankikuk Friday, December 11, 2009 1 komentar
Normalnya, tak ada orang ingin jatuh sakit. Namun kalau penyakit sudah kadung datang, jangan berlalai-lalai, segera lakukan pengobatan seoptimal mungkin. Bila dibiarkan berlarut-larut, sakit akan semakin parah, dan biaya pengobatannya semakin besar.
Dalam kasus penyakit batu ginjal dan saluran kemih, kerusakan ginjal yang parah akan memaksa Anda untuk mencuci darah sepanjang hidup. Apa yang harus Anda lakukan untuk menghadapi penyakit ini? Langkah-langkah berikut akan membantu Anda.
Cermati gejala
Tidak semua sakit pinggang pertanda adanya batu ginjal. Penyakit ini memiliki beberapa gejala khas yang bertalian satu sama lain. Jika gejala ini terasa, Anda patut curiga.
Gejala umum penyakit batu ginjal adalah:
• Sakit atau terasa pegal pada pinggang belakang bagian atas atau tepatnya di bawah iga terakhir. Pada taraf tertentu sakit yang ditimbulkan berupa nyeri menusuk-nusuk, menjalar ke arah samping mengikuti alur saluran kemih.
• Terkadang disertai anyang-anyangan. Buang air kecil tidak lancar. Hasrat ada namun berkali-kali ke belakang yang dikeluarkan hanya sedikit. Air seni sering berwarna kemerahan. Ini pertanda dinding saluran kemih tergores atau terluka oleh serpihan batu. Terkadang terasa nyeri saat buang air. Saat bersamaan, pada air seni terdapat serpihan pasir atau batu kecil.
Konsultasikan dengan dokter
Bila mengalami sebagian atau seluruh gejala batu ginjal, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter, khususnya dokter yang menguasai bidang urologi. Mengunjungi dokter setidaknya dimaksudkan untuk mengetahui dua hal. Pertama, memastikan penyakit Anda, netulkah yang diderita batu ginjal atau penyakit lain. Proses diagnosis bisa dilakukan dnegan beberapa cara, melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) atau uji laboratorium. Dengan pemeriksaan juga bisa diketahui seberapa besar batu yang diderita, dimana lokasinya, dan apa jenisnya. Kedua, dari hasil diagnosis bisa dirumuskan langkah pengobataan efektif yang memberikan hasil maksimal.
Pengobatan
Pengobatan penyakit batu ginjal harus disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit. Secara sederhana, ada tiga metode pengobatan yang bisa dilakukan.
Meminumm banyak air putih ditambah dengan ramuan tradisional yang memiliki efek diuretik (melancarkan buang air kecil). Metode ini hanya ampuh mengatasi batu berukuraan kecill berdiameter kurang dari 4 mm. Banyak minum akan membantu mengencerkan air seni dan melarutkan batu hingga mudah dibawa keluar tubuh saat berkemih.
Tindakan penghancuran batu (liptotripsi). Metode ini diperuntukkan untuk batu berukuran antara 4-30 mm. Setelah bati dihancurkan, barulah batu dikeluarkan melalui proses buang air kecil atau berkemih. Litotripsi bisa dilakukan dengan berbagai teknik. Ada yang disebut ESWL (extra corporeal shock lithotripsy), yaitu menghancurkan batu dengan menggunakannn gelombang kejut yang diaktifkan dari luar tubuh. Cara ini paling nyaman dan sangat minimal rasa sakitnya.
Teknik litotripsi lain, batu dihancurkan dengan menembakkan gelombang ultrasonik pada batu. Gelombang lutrasonik yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui lubang yang dibuat pada bagian panggul atau melalui selang kecil yang dimasukkann lewat saluran kemih hingga mencapai lokasi batu. Biaya melakukan litotripsi ini mencapai belasan juta rupiah.
Operasi. Tindakan ini terpaksa dilakukan bila ukuran batu lebih daru 30 mm. Bisa pula berlaku pada batu yang berukuran lebih kecil bilamana kondisi pasien tidak memungkinkan diberlakukan lipotripsi. Operasi menuntut biaya-biaya tidak sedikit, bisa mencapai 2-3 kali biaya litotripsi. Terkadang, meski sudah dioperasi, pasien masih saja memerlukan tindakan pengobatan lain.
Pengobatan kekambuhan
JIka sudah pernah mengidap batu ginjal, jangan biarkan penyakit ini datang berulang. Sekali dua kali mungkin tidak mengapa. Tapi untuk jangka panjang, ginjal Anda menjadi taruhannya. Tidak sedikit gagal ginjal terjadi berawal dari penanganan batu ginjal yang tidak sempurna.
Tip berikut bisa membantu meminimalkan kekambuhan batu ginjal:
• Banyak minum air putih
• Konsumsilah segala sesuatu seperlunya, jangan berlebihan. Banyak kasus batu ginjal terjadi karena pengendapan vitamin C, asam urat, kalsium, dan magnesium yang berlebih.
• Perbanyak gerak. Duduk atau berbaring terlalu lama membuat tulang terdorong melepaskan kalsium. Ini bisa memicu terbentuknya batu di ginjal dan saluran kemih.
Sumber: human health


Tips Cegah Batu Ginjal

Batu ginjal, merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita. Selama 20 tahun terakhir, penderita batu ginjal semakin meningkat. Bukan saja terjadi di Amerika Serikat, demikian juga di Indonesia. Di Indonesia sendiri, batu ginjal merupakan salah satu penyebab utama terjadinya Gagal Ginjal Kronik (GGK).

Batu ginjal terutama dialami oleh mereka yang berusia antara 20 hingga 40 tahun. Walaupun lebih sering dialami oleh mereka yang berjenis kelamin pria, tapi akhir-akhir ini kecenderungan juga meningkat diantara kaum wanita. Saat satu atau dua batu terbentuk, maka akan mudah terbentuk batu lebih banyak lagi.

Memang, penyakit-penyakit tertentu seperti infeksi saluran kemih, dan juga kecenderungan dalam keluarga, mempermudah seseorang untuk menderita batu ginjal. Tapi usaha pencegahan akan dapat menurunkan risiko batu ginjal. Beberapa tips diberikan oleh the National Kidney Foundation dalam mencegah dan mengatasi terjadinya batu ginjal:

1. Banyak minum, terutama air putih. Jangan hanya minum saat kita merasa haus. Haus sebenarnya merupakan tanda bahwa tubuh kita sudah mengalami kekurangan cairan (dehidrasi).
2. Bila ditemukan gejala-gejala seperti nyeri pada daerah pinggang, disertai mual dan muntah, air seni terlihat kemerahan, lebih sering berkemih, kadang dapat disertai dengan demam, ini dapat merupakan gejala dari batu ginjal. Cepatlah periksa ke dokter.
3. Untuk mendiagnosanya, dokter biasanya melakukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan laboratorium untuk darah dan air seni, USG, atau ronsen khusus dengan IVP (Intra Venous Pielography) yang dapat melihat keadaan batu di dalam ginjal.
5. Batu yang kecil dapat keluar dengan sendirinya. Pengobatan yang lebih lanjut diperlukan jika batu tersebut berukuran besar, terjadi gangguan dalam keluarnya air seni, infeksi, perdarahan terus menerus atau bahkan kerusakan ginjal bila tidak segera diatasi.

+ komentar + 1 comment

December 8, 2010 at 9:15 AM

terimakasih sudah berbagi
semoga sukses selalu..
kunjungi saya di..
BLOG SAYA
lirik juga..
REPOSITORY

Thank'shandout For Comment On: Cara Mengatasi Batu Ginjal

Post a Comment

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.. Jangan Spam, SARA dan Hiddden Link..

Bagi yang ingin meng-copy artikel mas imankikuk juga boleh saja, asalkan sumber dari imankikuk.blogspot.com juga ikut dicantumkan.. Hargai sesama blogger yah.. :)